Pada dasarnya, ada dua faktor yang mempengaruhi orgasme pia dan wanita, yaitu faktor fisik dan psikis. Katanya, permasalahan psikis akan mengakibatkan ejakulasi, sehingga ejakulasi selalu dikaitkan dengan gangguan psikis. padahal penyataan ini juga tidak sepenuhnya betul.
Ada kesalahpahaman umum yang menganggap bahwa pria butuh beberapa menit saja untuk beristirahat dari sex sebelum akhirnya melanjutkan aktivitas sexnya. Padahal (istirahat sebentar) dari sex sebelum kemudian melanjutkannya lagi hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang berusia muda tanpa adanya gangguan yang berarti.
Tiga jenis orgasme pada pria yang akan dipaparkan meliputi:
1. Satu atau dua kali orgasme dalam semalam merupakan hal yang wajar. Namun rumor yang mengatakan bahwa seseorang bisa orgasme sebanyak sepuluh kali atau bahkan belasan kali hanyalah peristiwa khayal yang dibesar-besarkan. Bagi pria, berkali-kali orgasme dalam satu malam merupakan hal yang membuat sakit badan.
2. Anorgasmia. Anorgasmia merupakan salah satu bentuk difungsi sexsual yang ditandai dengan ketidak mampuan seseorang untuk memperoleh orgasme meskipun telah mendapatkan rangsangan yang cukup. Fenomena ini menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara orgasme dengan tulang belakang. Dalam beberapa kasus difungsi sexsual ini dapat disembuhkan.
3. Ejakulasi dalam waktu berhubungan badan yang singkat dianggap sebagai sebuah permasalahan, dan mereka yang bisa melakukan penundaan orgasme dianggap orang kuat dan hebat. Padahal .lama atau pendeknya durasi sex tidaklah penting. Yang penting adalah kedua pihak sama-sama menikmati sex dan berdesis pelan"im coming, this Is so Beautiful".


EmoticonEmoticon